Senin, 17 Maret 2008

Dit.. Kredit..


Utang.. utang.. utang.. Beberapa temenku di kantor udah familiar dengan istilah yang satu ini. Bukannya apa2, kayaknya mereka tuh memang berteman akrab dengan segala kategori utang, ada utang di kantin, utang di koperasi, utang ama tukang pecel di depan kantor sampe utang kartu kredit. Khusus tentang utang kartu kredit, harus waspada bener loh, soalnya pernah ada debt collector yang dateng ke kantor kita gara2 Pak Panjul (bukan nama sebenarnya) nunggak kartu kredit. Mana orangnya syerem dan kasar lagi ngomongnya si penagih utang ini.. jangan sampe degh..

Simak dulu kategori salah dan benar berikut :

Kartu kredit adalah sarana tambahan uang (salah)

Kartu kredit hanyalah pengganti sementara dari uang tunai, tiap kali tuh kartu digesek berarti uang berkurang untuk membayar harga barang/jasa yang dibeli (betul)

Kartu kredit memberi kemungkinan untuk belanja berlebihan/over spending (salah)

Punya kartu kredit bukan berarti batas kemampuan untuk belanja lebih bebas bertambah karena ada tagihan yang harus dibayar tiap bulannya (betul)

Pendeknya, pepatah nenek dulu emang bener, jangan besar pasak daripada tiang.....

6 komentar:

whyu mengatakan...

kartu kredit emang menakutkan, jauhin aja selagi bisa, karena dia bisa jadi ular berbisa, yang diam-diam tapi beracun.

rizky mengatakan...

....Utang utamg dan utang! Kurang satu utangnya ama penjaga toilet he3x

Elfandarie Heny mengatakan...

indahnya hidup tanpa hutang...maunya sih lepas dech dari hutang...secara kredit mobil masih berjalan...huhuhuhu

pudi-interisti mengatakan...

Untung..saya ga punya kartu yang begituan. Adanya nih kartu ATM yang saldonya 0 besar.HI....

Ani mengatakan...

Memang , kita harus pandai2 mengatur keuangan, jangan sampai terjebak dengan kartu kredit. Ayo beli sesuatu sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan.

astrid savitri mengatakan...

saya suka diketawain teman2 krn gak pernah punya kartu kredit; "ndeso..katro..." gitu kata mereka. Sy kesel tp ya giman lagi..emang belom perlu sih, hiks!
(penting gak sih nih komen)