Senin, 18 Februari 2008

Ikut Aturan = B.O.D.O.H


Ya, inilah makian yang kuterima dari supir angkot gara2 waktu lampu merah aku brenti. Lho koq? Bingung khan... Memang lalu lintas di Medan ini bikin orang (terutama pendatang) terheran2...

Peraturan lalu lintas yang baku di seluruh dunia (merah = brenti, kuning= ati2 & ijo = jalan) nggak berlaku disini. Pendeknya setiap di simpangan ada lampu merah orang2 pada nggak ngeh kesitu. Cukup tengok kanan-kiri, kalo kosong sedangkan lampu kita merah (dengan catatan nggak ada mister polisi), tancap terus coy! Maksod lo..?? Kan gak papa lanjut terus, ngapain pedoman ama lampu , yang penting kan kanan-kiri kosong.... Waakksss !!

Kejadian aku kemaren gara2nya aku brenti pas lampu merah, kebetulan arah kana-kiri emang kosong. Eh taunya dari dari belakang surir angkot ngamuk2 sambil klakson," Heh, majulah kau! Nggak usah sok disiplin, Bodoh!"

Manis ya, kata2nya.

Yang paling mengherankan lagi, setiap taonnya kota tercinta ini menerima Wahana Tata Nugraha yaitu penghargaan bergengsi di bidang ketertiban lalu lintas.

Ck... ck... ck... berarti yang ngasi penghargaan blom pernah dimaki supir angkot tuh...

4 komentar:

rizky mengatakan...

niNa taw gak? yang beri anugerah penghargaan taat tata tertib lalulintas itu aq lho... wekekekeke....

Ani mengatakan...

Nin, ini berlaku utk seluruh Medan atau daerah tertentunya saja? Waaaah payah ya diajak disiplin kok pada nggak mau ya?

apr!e mengatakan...

parah banget tuh....btw aq ngelink artikel ini ya...
liat deh postingan terbaru gak jauh2 jg ma safety.he...

Chy mengatakan...

jangan2 sudah pada bosan semua dengan warna merah=berhenti, kuning=siap, ijo=jalan. usul..mungkin harus diganti warnanya atau diubah komposisinya!!!