Jumat, 29 Februari 2008

JADUL emang JAGO


Halah, udah haru eh hari jumat lagi... berarti wik-en lagi buat sejenak ngelepas rutinitas kantoran..Dan menjelang wik-en tadi aku dateng ke demo masak. Ceritanya kemaren ada orang ngasi undangan ke kantor, buat acara promosi alat2 masak sekaligus demo masakan dengan alat canggih tersebut. Memang sih acaranya di resto pas sebelahan dengan kantor kita jadi kupikir gak papa lah dateng bentar, deket ini.. mana ada door prize nya pula.

Nyampe di acara, udah banyak emak2 dateng. Langsung aja kita ngikutin si salesnya ngomong bla-bla-bla.. Singkatnya, alat2 masak yang dijual canggih punya, bisa menghaluskan, memotong, mencincang dan satu alat bisa multi fungsi, bisa masak nasi, bikin bubur, masak sup, bikin susu kedelai, masak rendang, semur tapi nggak termasuk masa bodo... Semua alat2 itu digerakkan dengan tenaga listrik, tentu saja. Aku pikir2, memang orang jadul itu hebat, bayangin dengan tanpa alat2 modern dan canggih kayak gini bisa menciptakan menu masakan yang repot dan rumit kayak rendang, segala macem gulai. Semua bumbu dibuat dan dihaluskan manual pastinya alias pake otot alias diulek. Nah, kalo kita2 yang idup di jaman ini khan tinggal pencet kenop... tet... dan biarkan mesin yang menghaluskan.

Lagi aku mengkhayalkan masa lalu dan masa kini, tau2 si Ibu Sales dateng dan nanyain mo beli yang mana (asal tau aja, tuh mesin2 canggih harganya ber-jut2 tapi bayarnya bisa nyicil). Aku jawab aja,"aduh, maap ya.. barangnya bagus2 tapi berhubung kota Medan mengalami krisis listrik sejak taon 2000 dan gak tau kapan berakhir, kayaknya saya blom brani pake ni barang. Bukannya apa2 Bu, nanti kalo saya masak rendang di alat ini dan tau2 baru 10 menit trus listriknya padam, lha... rendang saya jadinya...???"

Si Ibu Sales akhirnya ikut bingung sambil garuk2 kepala yang (nggak) gatel..

Kamis, 28 Februari 2008

SPEECH is not MAGIC


Have to make a speech? Speech is not magic. A speech is essentially combination of information and opinion written on paper and spoken. If you can have a thoughtful conversation, you can probably write and give a thoughtful speech. There are a few things that may help.

1. Figure out what you're going to say and who'll be the audience.

2. No speech should last more than 20 minutes. Paradoxically, the more important the message, the less time required to say it.

3. Focus on the topic. Just for illustration, if you pack horse lightly you can move on and cover a lot of ground but if you load too many sacks on the horse, it'll collapse and you'll end up nowhere.

4. Choose your words carefully. It's important to remember that your words must be hereable and comprehensible the first time out.

5. Humor is vital. Every speech needs it and you need it too, probably on the top. It'll help you relax and also the audience.

6. Don't forget to say thanks. You should always, at the top of the speech, thank to the people who invited you and the person who introduced you.

That's all, that's need.

Rabu, 27 Februari 2008

Bukan Cuma Tempe


Hoahm...akhirnya selesai juga hari yang panjang ini. Yah hari terasa panjang kalo kita lagi nggak asyik. Emang dari pagi ampe siang tadi rasanya luama.... skale gara2 aku jadi peserta seminar pajak. Seminar ini sebenarnya lumayan penting buat pedoman ngitung SPT taon 2007 cuman materi yang penting dan kena buat kerjaannku kayaknya cuman 50% aja jadi sisanya serasa boring. Tapi buat yang laen mungkin berguna yah, buktinya banyak yang nanya2.

Pas lagi boring gitu, iseng2 aku ngitungin jumlah peserta yang ikut. Kayaknya ada 100 orang. Biaya per orang adalah Rp.700.000. Nah lo, kalo dikalikan dapetnya apa nggak 70 jeti. Ck.. ck.. ck.. lumayan juga tuh dengan kualitas penyelenggaraan "paket hemat" kayak gini. Tau nggak, the seminar kit was very poor, cuman dikasi copy-an makalah dan ditarok di map plastik. Emang seh, tempat seminarnya di hotel tapi kurasa biasa2 aja lah servisnya.

Pantesan tuh tiap taon panitia seminar getol bikin acara ginian. Paling nggak ada 5 ataw 6 kali seminar dan perusahaan mau nggak mau ikut karena takut ketinggalan informasi, padahal materinya paling juga berubah dikit2 (dan emang sengaja dirubah biar ada bahan).

Buat yang merasa berkecimpung dalam bidang usaha ini, sori yah.... bukannya men-diskreditkan usahanya tapi kuperhatiin makin lama seminarnya koq jadi makin "hemat" padahal biaya peserta makin naek. Jadi bukan cuman tempe aja yang harganya naek dan bentuknya makin kecil, tapi seminar juga ngiku..uut....

Senin, 25 Februari 2008

SLEEP SOUNDLY LIKE A BABY..


Couldn't sleep well? Here's how to prepare your bedroom to make a quality sleep.

1. Be quiet, bedroom sounds should be low and consistent. Try earplugs, listen to slow musics for white noise.

2. Light, adjust the light according to your necessities. Dark condition is mostly suggested.

3. Temperature, a hot bed room may interrupt sleep and even induce nightmares. The ideal temperature is about 25 to 26 celcius degree.

4. Decor, keep bedroom clutter-free and avoid clock-watching during the night.

5. Pillow, sleeping on your stomach can cause back pain so try lying on your side back. Put your pillow under your neck, with your head almost touching the mattress, try natural-fill pillow such as feather.

6. Matress, if you sleep with a partner don't go for anything smaller than queen size. We turn 40 to 70 times a night and need room to move freely.

And the most important thing is, make sure that your partner doesn't snoore while sleeping. It also may cause you to stay awake all night long :-) :-) :-) .....

Jumat, 22 Februari 2008

GEMPA (Lagi)


Untuk pertama kalinya di taon 2008 ini Medan kena gempa pada Rabu kemaren sekitar jam tiga siang. Diberitakan pusat gempa berada di propinsi tetangga (NAD) dengan skala richter 6 koma lebih (kalo nggak salah).

Getarannya cukup terasa juga di Medan dan bikin suasana agak panik juga, semua orang pada keluar dari gedung ataw rumah masing2. Ada yang sambil ber-takbir, ada yang sibuk 'ngabsen' anggota keluarga dah lengkap apa blom, ada yang panik sambil nangis tapi ada juga yang cool, tetap nyantai dan terkendali. Di kantorku sendiri orang2 pada keluar gedung. Tapi awalnya, rata2 pada nggak nyadar kalo lagi ada gempa. Ada yang ngerasa lagi pusing karena kumat darah rendahnya, ada yang ngerasa mungkin lagi diganggu hantu karena kursinya terasa digeser2, macem2 lah... Aku sendiri nggak berasa gempa karena kebetulan lagi nggak berada dalam posisi diem alias lagi duduk sambil iseng maju-mundurin kursi.

Yang hebohnya cerita emakku yang kebetulan pada saat gempa lagi ada pengajian ibu2 di kompleks. Pas ada gempa ibu2 pada panik maw keluar tapi dilarang sama pak ustadz, malah disuruh duduk aja di tempat sambil berzikir2. Hwadugh pak, pak... berzikir itu ibadah tapi menyelamatkan diri juga harus khan...

Yah karuan aja ibu2 pengajian berzikir tapi sambil tereak2 (panik).... wah.. wah...

Kamis, 21 Februari 2008

TELITI Biar Gak RUGI


Baru beli celana eh, kedodoran. Lain waktu baru beli sepatu eh, kekecilan. Makanya sebelum beli cari tau :


1. Periksa aturan toko, bisa nggak barang dikembaliin dan uang kembali 100% atau barang hanya bisa ditukar dengan barang juga.
2. Cek jangka waktu pengembalian, tiap toko punya aturan berbeda, ada yang batas maksimumnya seminggu, sebulan dll.
3. Tanyain toko cabang, apakah toko tersebut punya cabang di luar kota atau luar negri dan bisa nggak nukerin barang yang udah dibeli kesitu.
'Met shopping-shopping!

Selasa, 19 Februari 2008

Manusia yang tak Berkeperibinatangan


Sungguh, berita yang kubaca di koran pagi ini membuatku mual. Kejadiannya di negara mister Bush tepatnya di California Selatan. Sebuah kamera tersembunyi di suatu peternakan mengungkapkan kejadian yang betul2 sadis dan memilukan. Rekaman gambar berdurasi 1 menit 28 detik itu berisi penyiksaan terhadap sapi2 sebelum dipotong. Jadi si sapi sebelum menghadap ajal terlebih dulu dipukul dan ditusuk2 dengan sebilah besi panjang. Jelas sapi2 yang merupakan makhluk hidup dan juga ciptaan Allah SWT itu menjerit2 bahkan ada yang sampe menekuk kakinya kedepan dan lumpuh alias nggak bisa jalan sangking sakitnya.

Agriculture Department of USA mengatakan bahwa hal ini tidak bisa ditolerir. Ironisnya, peternakan tersebut adalah termasuk pemasok daging terbesar bahkan juga supplier untuk makan siang sebuah sekolah. Dikhawatirkan daging2 sapi yang malang itu tidak sehat untuk dikonsumsi akibat lemahnya pertahanan tubuh si sapi, yang bisa mengakibatkan terkena bakteri E coli atau bahkan penyakit mad cow.

Si peternakan memilih bungkam, ih sebel nggak sih. Yang jelas di dalam Islam hal ini termasuk kategori dosa, dosa karena men-zolimi. Tapi tau dosa enggak sih itu si pelaku... jangan2 malah animisme dia....

Senin, 18 Februari 2008

Ikut Aturan = B.O.D.O.H


Ya, inilah makian yang kuterima dari supir angkot gara2 waktu lampu merah aku brenti. Lho koq? Bingung khan... Memang lalu lintas di Medan ini bikin orang (terutama pendatang) terheran2...

Peraturan lalu lintas yang baku di seluruh dunia (merah = brenti, kuning= ati2 & ijo = jalan) nggak berlaku disini. Pendeknya setiap di simpangan ada lampu merah orang2 pada nggak ngeh kesitu. Cukup tengok kanan-kiri, kalo kosong sedangkan lampu kita merah (dengan catatan nggak ada mister polisi), tancap terus coy! Maksod lo..?? Kan gak papa lanjut terus, ngapain pedoman ama lampu , yang penting kan kanan-kiri kosong.... Waakksss !!

Kejadian aku kemaren gara2nya aku brenti pas lampu merah, kebetulan arah kana-kiri emang kosong. Eh taunya dari dari belakang surir angkot ngamuk2 sambil klakson," Heh, majulah kau! Nggak usah sok disiplin, Bodoh!"

Manis ya, kata2nya.

Yang paling mengherankan lagi, setiap taonnya kota tercinta ini menerima Wahana Tata Nugraha yaitu penghargaan bergengsi di bidang ketertiban lalu lintas.

Ck... ck... ck... berarti yang ngasi penghargaan blom pernah dimaki supir angkot tuh...

Minggu, 17 Februari 2008

Be Safe on Your Trip


I think some points below will be usefull for you when you go traveling or business trip. Check them out.

1. If you have to leave the hotel for a long time, put the sign "do not disturb" at your door in order to avoid the burglary.

2. If the receptionist mentions the number of your room loudly in front of the other guests, do not hesitate to change your room number.

3. If you arrive at the hotel at night then you have to take something from your car in parking lot, it is advisable for you to ask the hotel officer to accompany you.

4. It is better to put a fake wedding ring in order to avoid flirting from men.

Enjoy your trip!

Kamis, 14 Februari 2008

Kalo Pemerintah Jadi Mak Comblang





Eit, jangan bilang nggak mungkin dulu, itulah yang dilakukan pemerintah Singapura dengan program "Romancing Singapore". Kampanye ini diluncurkan tahun 2002 dan ditangani oleh pihak swasta sejak tahun 2005. Intinya adalah pemerintah Singapura menggiring warganya untuk pacaran, menikah dan punya anak karena kecilnya angka kelahiran disana. Asal tau aja, hari Valentine kemaren dirayain disana dengan suka cita.
Gaya hidup yang serba praktis dan cepat serta tingginya biaya hidup membuat generasi muda Singapura enggan menikah. Sangking getolnya, pemerintah menawarkan insentif uang tunai kepada pasangan suami istri untuk punya lebih dari 2 anak.

Nah lo, sekarang tinggal tanya diri sendiri aja. Maw hidup dengan biaya tinggi tapi boleh punya anak sebanyak2nya (dikasi duit lagi), atao mau hidup dengan biaya terjangkau tapi cuman boleh punya anak 2 aja...
Hmm.... jadi bingung......

Selasa, 12 Februari 2008

Gampang Dicoba Nih...


Malem ini kamu ada acara (entah nge-date, dinner, ataw party), sayangnya karena jalanan macet + banjir + pohon tumbang (koq jadi hiperbola yah..) nyampe di rumah waktu udah mepet dan nggak sempat keramas. Nah, supaya penampilan terhindar dari rambut yang agak2 gimana.. gitu, cobain cara ini. Semprotkan parfum kesayangan ke udara lalu dengan mata tertutup (jangan melek loh, ntar kelilipan) dekatkan rambut di tempat parfum disemprot tadi. Cara ini juga bisa diterapkan buat yang suka dengan parfum tapi sering mengalami alergi kulit.

Ketika Ayam Kinantan Nggak Berkukuruyuk....


PSMS kalah, ini memang udah terjadi. Kemaren sore mereka udah balik lagi ke Medan walopun nggak semuanya. Yang menyedihkan buatku bukan kekalahannya. Udah cukup hebat loh, dengan 10 pemain masih bisa nyetak gol. Yang bikin terharu, waktu kemaren mereka nongol di Polonia airpot nggak ada setengah orangpun dari Pemko Medan ataw pihak manajemen menyambut. Padahal (kata koran Analisa) kayaknya banyak kata2 yang pengen mereka utarakan.

Wahai, generasi yang masih muda2.... coba mikirlah kalo mau jadi atlet apa aja. Di negeri ini udah biasa, kemenangan disambut dengan suka cita dan segala penghargaannya sedangkan yang kalah seringkali dianggap sebagai pecundang yang nggak pantes untuk dikasi senyum sekalipun. Ngenes ya....

Kun Fayakun


Hari Senin kemaren buatku ada yang gak biasa. Ceritanya, salah satu temen di kantor (sebut aja miss o) mau pinjem duit sekitar 150 ribuan perak lah. Terus terang aja hubungan pertemanan kami awalnya bagus dalam arti sering curhat2an. Eh nggak tau kenapa gara2 miskomunikasi (biasa la di kantor ada yang jadi tukang sate, suka ngipas2) ada aku dicuekin ama dia. Pas aku tegor, dianya sibuk ber-sms di hape sambil jawabnya males2an gitu. Aku juga bingung kenapa akunya digituin, pas aku nelpon mau nanyain emangnya aku ada dosa apa, eh hape nggak diangkat. Ya udah, kita jadi diem2an. Yang lucunya temenku seruangan juga dicuekin ama dia. Ternyata waktu lebaran dia sms mina aidin, dan sms itu nggak kubales karena aku masih sebel ama dia.

Akhirnya kita ketemuan di kantor setelah libur lebaran usai. Dia langsung nyalamin aku, cipika cipiki. Ya udahlah, kuanggap kita udah kayak dulu lagi. Nah, udah baekan gini kembali lagi kebiasaan dia dulu, suka pinjem duit. Lillahi ta'ala aku ikhlas kemaren dia pinjem duit lagi. Tanpa aku ngarapin balesan apapun, pas sore aku pulang kantor aku dapet sesuatu yang nggak disangka2. Aku dikasi oleh2 parfum dari temen yang baru pulang dari luar. Subhanallah dan Alhamdulillah.... Aku jadi mikir : kalo kita bikin yang baek ataw jahat ama orang, bisa jadi yang mbales itu bukan orang ybs, tapi ada aja jalan dari yang laen. Terlepas dari itu semua, hanya kuasa Allah SWT lah yang bisa menggerakkan sesuatu hingga terjadi. Iya nggak sih, kun faya kun.....

Minggu, 10 Februari 2008

When Tke Kid Hates School

Here are some of the most common reasons kids hate school and strategies to put them back on the road of success :
- anxiety
Saying," have a great day and I'll pick up you at 2.30'" is more confidence-inspiring than,"don't worry, I can be there in ten minutes if you need me."
Teach the children to replace thought such as,"I'm going to fail," with," I can handle this."

- loneliness
Some kids dislike scholl because they have no friend. We might teach a young child a few friendship openers such as,"My name is Lala, what's yours? Do you want to play?"

- bullies
If our children seems quiet and anxious, has a few school friend or suddenly shows a drop in self-esteem, he may a victim of a bully. Children who are being bullied at school should inform a teacher and stay physically close to friends for extra protection.

- trouble learning
Vision problems are surprisingly common, so parents need to be sensitive to sign of trouble. Some reluctant students may not hear the teacher. Kids with learning disabilities often get frustrated.

- poor chemistry
If the child constantly complaining that a teacher is unfair or mean. Sometimes the solution is simple. Organising an informal visiting, a lunch or ex-school activities such as sporty events so the child and teacher can get to know each other better.

Remember, children know how to play a parrent against a teacher. So if your child tells you a horror story about school, don't automatically assume you're getting the whole truth. Talk to the principal or guidance counsellor. Once you identify why your kid hates school, you can almost always find the solution.

Why Be Nice?


Why Be Nice? Because it's good for us when we do something nice for someone, we'll notice a beautiful feeling of ease and peace. Simple ways to be kind (for examples) :
1. Pick up litter on our way to the bus in the morning.
2. Next time we're in line at the supermarket with a louded trolley, be gracious. Let the person behind us - the one with single item- go ahead us.
3. Buy an extra book and donate it to the local library or refuge.

We may not change the world on a grand scale but we can make it a better place, one good deed at the time.

Kamis, 07 Februari 2008

SMiLe..

My sister, who attends Senior High School, had been shopping for a pair of shoes. After spending a lot of time in some shoes shop, she foud a very nicepair of shoes she loved but she didn't have enough money to buy them.
The day after, she and my father went back to the same store.
As they entered, the sales girl recognized her and said," Oh, do you bring the money now?"
"No," my sister answered,"I bring my banker."
***
A couple was having a date, when the man drove his woman home, he showed off while driving and caused a police officer pulled him over and asked to see his license.
"I'm in the military," the man told the policeman,"does it make a difference?"
"No," replied the policeman,"unless you're driving a tank."

Selasa, 05 Februari 2008

Just Be Your Self Honey!

I used to have a roommate when I was at the college. Her name was Daisy (not a real name). Actually she's a nice girl but one thing that irritated me, she liked to imitate me. For example, when I've already bought outfit, she asked me where I shopped. Then a few days later she wore the similar outfit as mine. Not only outfit, she copied my shoes, wristwatch, bag and many other little things.
Another friend of mine knew about her behaviour and suggested me to do this :
Point out her unique assets (Daisy's skin was darker than mine), go shopping with her and select outfit that look great on her but that I couldn't wear as-in,"you're so lucky you can wear this colour with your skin tone."
It's not easy to follow where she wanted to shop. Then I found another way, I lied about where I bought things. Day by day, she found her own style and as we graduated she became a new Daisy to me.

BMM = Koq Jadi Nombok?

Istilah BMM alias Bayar Masing-masing udah umum lah ya... intinya kita makan rame-rame trus bayarnya masing-masing sesuai pesenannya. Teorinya sih gitu, tapi prakteknya yang dimakan apa trus bayarnya koq berapa (banyak maksudnya). Aku dulu sering ngalamin gituan. Belajar dari pengalaman biar gak nombokin, akhirnya aku punya cara. Waktu itu kita (ada empat orang) makan di Nelayan (Resto Dim Sum), aku tuh cuman pesen mie goreng ama teh botol. Kalo diitung2, harga makanan + pajak cuman 20 ribuan aja, eh pas si mbak nya ngasi bill (sambil senyum tentunya), kita berempat kena 150 an kurang, begitu. Ya ogah lah aku kalo angka segitu dibagi empat. Supaya urusannya nggak ribet, aku langsung ngeluarin duitku 150 ribu perak. Udah gitu, setelah dibayar ke kasir baru lah kita itung-itungan daftar dosa masing-masing. Nah, baru ketauan setelah billnya di bedah, siapa yang tadi ngembat makanya billnya segitu. Barulah temenku yang tiga orang tadi bayar ke aku sesuai harga pesenan masing2.

Dengan cara ini ake merasa adil, kalo dulu kita tuh sering makan bareng trus pas giliran bayar jumlah billnya dibagi empat. Lha rugi aku, orang aku kalo makan di resto pesen minumnya pasti teh botol sementara yang lain pada nge-jas jus, bisa dua gelas lagi nambahnya. Makanya biar adil, sekarang kalo makan bareng aku lebih suka bayar pake uangku dulu baru ntar dikaji ulang billnya. Abis kalo si mbaknya ngasi bill terus billnya kita bedah khan nggak etis ya, bisa2 si mbak jadi cemberut karena dia udah senyam senyum nungguin kita ngeluarin duit eh, malah kita ribet itung-itungan daftar dosa. Makanya kalo mau BMM modal donk ah.... (biar nggak nombok maksudnya).

Five Ideas Before You Sell your House

When I read my mom's old note book, I found an interesting idea about what we had to consider if we would like to sell our house. Well, hopefully the five ideas will work to anyone who wants to sell their property.
1. To fresher your kitchen, put a bowl of fresh fruit on the kitchen table.
2. Place a box of chocolate and a water pitcher with lemon slices in the dining room.
3. Hide toys, bowls, and litter boxes, put away toilet brushes, plungers or toothbrushes.
4. Make mirror magic, the buyer will see themselves in the home when they walk by a mirror, helping the connection.
5. Go green, the colour symbolized new opportunity, position a green mat outside your front door.
Those are the simple ideas, good luck!