Kamis, 31 Januari 2008

Film The Note Book


Minggu lalu aku barusan nonton CD The Note Book. Emang sebelumnya aku udah punya novelnya, cuman blom selesai dibaca abis kayaknya alurnya lambat skale. Pas nonton film nya, ternyata not bad lah. Ceritanya sendiri tentang sepasang kekasih yang harus berpisah. Allie (Rachel McAdams) nggak disetujui pacaran sama Noah (Ryan Gosling) karena status sosial (klise khan). Mereka berpisah, setelah PD II usai Allie ketemu lagi dengan si mantan Noah sedangkan Allie udah tunangan dengan pengacara ternama. Pada masa tuanya Allie mengalami amnesia namun Noah tak pernah berhenti untuk mengingatkan kembali si nenek ini tentang kisah kasih mereka. Caranya yaitu dengan membacakan buku catatan (The Note Book) yang ditulisnya untuk mengenang perjalanan cinta mereka.
Kadang film bisa lebih bagus dari novelnya ataupun sebaliknya. Tapi di film, The Note Book filmnya asyik punya tuh. Selain akting pemainnya lumayan, yang paling bagus sih setting pemandangannya. Danau tempat mereka reuni tuh romantis skale, padahal aku orangnya nggak romantis tapi suka aja liat tempatnya. Bravo lah buat mas sutradara!

Rabu, 30 Januari 2008

My brother is teaching his parrot to talk
Brother : Repeat after me, I can talk
Parrot : I can talk
Brother : I can walk
Parrot : I can walk
Brother : I can fly
Parrot : That's a lie
***
Last Saturday night, Amy intended to go out for a date with James.
"You may go but I want you to be home at 8.00." Amy's father said
"Sure Sir," James replied,"but at the Chirstmas eve."
***
When I worked at HRD, I burst out laughing when I looked at answer sheet of the applicant.
The applicant had written "YES" to the question "Salary Expectation"
***
A man is talking to a waiter of a fast food restaurant.
"I want to have ten hot dogs with no salad, no rolls, no sauce, no anything."he said.
"Execuse me Sir, why do you order this?" the waiter wondered.
"There will be a birthday party for my dog," he replied,"We are going to have ten guests, all dogs."

Tiada Hari Tanpa (Males) Berolah Raga

Yang namanya oleh raga nggak hampir semua orang pernah melakukannya. Waktu di SD sampe SMA juga mata pelajaran olah raga wajib diiikuti. Dulu pagi-pagi kita wajib Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang sampe sekarang aku tuh masih ingat sedikit musik dan gerakan-gerakanya. Tapi sejak jadi mahasiswa, kerja dan seterusnya sampe sekarang, kayaknyanya olahraga buatku jadi prioritas yang kenomor sekian sekian. Entah kenapa ya, malee..eess bener buat memulai kegiatan yang satu ini. Oh ya lupa, di kantor ku dulu kita-kita wajib ikutan senam pagi (aerobic low impact soalnya bapak-bapaknya udah pada berumur) setiap jum'at pagi jam tujuh. Abis senam baru kita sarapan bareng. Kadang juga senamnya diganti gerak jalan aja. Waktu itu aku tuh jarang absen ikut kegiatan itu, selalu kuikutin dengan langkah ringan dan semangat. Nah sekarang, di kantorku yang ini juga ada kegiatan olah raganya setiap jumat pagi juga, tapi olahraganya badminton dan yang main bapak-bapak semua. Terus terang aja aku kayak mati rasa dengan kegiatan ini, nggak pernah niatan mau pegang raket, paling ngambil jatah sarapan pagi aja yang nggak pernah absen.


Suatu kali aku pernah denger kalo penyakit migren itu (kebetulan aku migrenan juga)bisa diakibatkan karena kurang olah raga. Ya udah niat pun dipasang buat ikut jadi member sanggar senam dekat kantor. Dengan semangatnya buat persiapan beli sepatu, celana senam de el el. Okelah, hari pertama kayaknya exchited bener, bayangin aja, dari kantor kostum udah diganti dengan kostum baru ala atlet sejati.
Minggu pertama oke, minggu kedua masih oke, minggu ketiga agak kendor, minggu keempat makin kendor, minggu-minggu selanjutnya 'auk ah gelap.....

Payah nih.... sekarang sih pinginnya ikut yoga, katanya bisa buat stress relief. Tapi ntar dululah.. takutnya yoganya nanti nggak sampe tuntas dan bukannya jadi stress relief malah stressnya jadi makin aktif!



Selasa, 29 Januari 2008

EVERY DAY SHOUL BE A VALENTINE DAY






Merayakan Valentine setiap tanggal 14 Februari setiap tahunnya mungkin merupakan pilihan sebagian orang. Tapi tau nggak sih sejarah dan asal usulnya? Sebenarnya ada beberapa legenda tentang hal ini. Sebuah legenda menyebutkan bahwa Valentine adalah seorang pendeta pada abad ke-3 di Roma. Ketika itu Raja Claudius II melarang para prajuritnya untuk menikah agar tetap bisa konsentrasi di medan perang. Namun secara diam-diam St. Valentine bersedia menikahkan beberapa pasangan dan ketika hal itu diketahui sang Raja Claudius II, beliau pun menghukum mati St. Valentine.
Legenda lain menceritakan bahwa St. Valentine dibunuh ketika menolong pelarian tahanan Kristen yang disiksa di penjara Roma.

Ada juga legenda yang menyebutkan, ketika di penjara Valentine jatuh cinta dengan seorang gadis (anak sipir penjara) yang kerap mengunjunginya di penjara. Sebelum dihukum mati St. Valentine diizinkan untuk menulis surat untuk si gadis, surat tersebut ditutup dengan "From your Valentine."
Apapun legendanya yang jelas cerita tentang St. Valentine adalah tentang keberanian, semangat dan tentu saja kasih sayang. Untuk hal yang tiga ini kayaknya kita nggak perlu tunggu tanggal 14 Februari tiap tahunnya karena hidup pasti terasa datar dan hambar kalo kita nggak punya tiga rasa itu. Khusus buat konteks kasih sayang kayaknya bisa dijabarkan dengan sangat luas dan umum, bisa buat orang tua, adik, kakak, temen, temen spesial, om, tante, si pussy, si blackie, tetangga, anak yatim, kaum duafa.... aduh, nggak terhitung pokoknya.

Jadi, kalo boleh merayakan hari Valentine bukan cuma setahun sekali aja, lebih bermanfaat kalo diresapi tiap hari. Ya iya lah.... biar nggak dibilang sekedar ikutan trend tahunan aja bo' !